Rute Bali-Wakatobi akan Dibuka

Rute Bali-Wakatobi akan Dibuka–Pemerintah Kabupaten Wakatobi tengah mengusahakan pembukaan rute penerbangan langsung dari Bali ke Wakatobi dan sebaliknya. Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

“Saat ini surat ke kami dari Pemda sudah masuk. Kami pada prinsipnya sudah oke bagi siapa pun yang berminat. Tinggal memberikan izin saja begitu ada maskapai yang mengajukan izin slot (slot waktu penerbangan Bali-Wakatobi dan sebaliknya),” ujar Jonan usai melakukan tinjauan di Bandara Matahora, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/3/2016).

Menurutnya, saat ini bandara yang baru disinggahi satu kali penerbangan setiap harinya ini sudah sangat siap untuk melayani penerbangan lain.

Ia bahkan sempat menyebutkan spesifikasi pesawat yang cocok untuk melayani rute penerbangan ini.

“Pakai ATR 72-600/700 sudah cukup. Bandaranya sudah mendukung. Sudah oke lah, tinggal siapa yang mau isi. Saya akan dukung,” kata Jonan.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Kementerian Perhubungan untuk Bandara Matahora, Wakatobi, Sarmin mengatakan, pihak Pemda sebenarnya sudah pro aktif melakukan komunikasi dengan agen-agen perjalanan dan penyedia jasa wisata di Bali.

“Pada prinsipnya mereka siap men-support dan sudah oke dengan rencana ini. Masalah maskapai, kami sudah melakukan komunikasi dengan Garuda Indonesia untuk mau menerbangkan pesawatnya di rute ini. Mereka juga sudah melakukan tinjauan langsung ke sini, tinggal tunggu saja balasan surat dari mereka (Garuda) bahwa mereka sudah siap,” tutur dia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sudjiton mengatakan, usulan tersebut, disusun bersama antara pihaknya dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, bersama sejumlah pihak terkait seperti Otoritas Bandara Matahora, Wakatobi, Kementerian Perhubungan dan Operator atau Maskapai Penerbangan.

Inisatif ini dimunculkan mengingat tingginya permintaan penerbangan wisata ke kawasan ini.

“Banyak wisatawan yang ingin ke sini, tapi mereka nggak mau repot terbang yang transit-transit begitu. Lebih enak kalau mereka terbang, dari wisata di Bali, kemudian ingin wisata lagi ke sini, itu kan lebih enak,” jelas dia.

Memang saat ini, untuk menuju Wakatobi, penumpang pesawat dari Jakarta harus beberapa kali transit yakni di Makassar di Sulawesi Selatan menuju Kendari di Sulawesi Tenggara baru berganti pesawat menuju Wakatobi.

Membangun Wakatobi

Transportasi yang baik menuju Wakatobi diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan domestik dan asing menuju Wakatobi. Target wisatawan 500 ribu orang rasanya tidak akan sulit dicapai, mengingat potensi pariwisata alam yang masih alami di Wakatobi yang tidak kalah dengan Raja Ampat atau Bali. Hanya saja transportasi yang sulit dan masih belum memadai membuat wisatawan lebih menyukai berwisata ke Bali atau ke Nusa Tenggara. Sehingga diharapkan pembangunan bandara dan beberapa pelabuhan dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke Wakatobi.

Leave a Reply