Indonesia Sangat Berpotensi

Di tengah terpuruknya perekonomian global, Indonesia masih memiliki ekonomi yang tangguh dan terbaik di antara negara-negara Asia Tenggara. Oleh sebab itu, Menteri Perdagangan Investasi dan Usaha Kecil Inggris, Lord Davies of Abersoch pun tak segan-segan memuji Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Departemen Perdagangan, Davies mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara terpenting di masa mendatang. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang paling baik di wilayah Asia Tenggara. “Kami telah mengidentifikasi negara ini sebagai sebuah pasar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi,” ujarnya.

Indonesia Sangat Berpotensi Bagi Eksportir

Menurut dia, Indonesia sangat berpotensi bagi eksporter Inggris. Perusahaan-perusahaan Indonesia dapat memperoleh keuntungan dari perdagangan dan berbisnis di Inggris. Oleh karena itu, Davis mengajak pemerintah Indonesia melawan keinginan akan proteksionisme. “Dengan senantiasa membuka batasan, merupakan satu-satunya cara untuk meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.

Data dari Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, dia mengetahui bahwa tahun lalu GDP Indonesia tumbuh hingga 6,1 persen. Salah satu yang tertinggi diantara negara-negara Asia. Kondisi ekonomi itu, juga didorong oleh paket stimulus sebesar USD 5 miliar. Indonesia juga memiliki pertumbuhan kelas menengah dimana 20 juta orang memiliki daya beli yang tinggi. “Kita berharap perusahaan-perusahaan Indonesia dapat melihat perusahaan-perusahaan Inggris sebagai mitra kerja,” lanjutnya.

Indonesia sangat berpotensi

Indonesia sangat berpotensi

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan dalam pertemuan kali ini mengangkat isu-isu tentang kepastian hukum hingga konsistensi perdagangan tertutup dan terbuka bersyarat. Pemerintah Indonesia memberi komitmen atas isu-isu tersebut dan memprioritaskan infrstruktur karena banyak pengusaha Inggris yang tertarik berinvestasi di Indonesia. “Sejauh ini mereka masih melakukan penjajakan,” tukasnya.

Di tempat lain, Menteri Perindustrian MS Hidayat juga melakukan pertemuan dengan Lord Davies. Menurut Hidayat, pemerintah Inggris ingin mempererat hubungan kerja sama ekonomi dan bisnis dengan pemerintah Indonesia seperti industri pengolahan minyak kelapa sawit (crude palm oil) dan maritim services. “Beberapa industri yang kita bicarakan antara lain industri pengolahan minyak kelapa sawit dan maritim services,” lanjutnya.

Sumber Berita : www.depdagri.go.id
Sumber Gambar : magazine.techwork.bg

Leave a Reply