Pinjaman Kredit Proyek

Bank ICBC Indonesia Pinjaman Kredit Proyek

Pinjaman kredit proyek merupakan pinjaman yang diberikan oleh Bank ICBC Indonesia untuk membiayai pembangunan peminjam, ekspansi, rekonstruksi, pembangunan dan pembelian investasi aktiva tetap. Jenis pinjaman proyek yang diberikan oleh ICBC Indonesia bagi pelanggan adalah PTI dengan jangka waktu maksimum lima tahun dan metode pembayaran yang fleksibel. Menurut undang-undang dan peraturan keuangan Indonesia, pinjaman proyek tidak akan digunakan untuk investasi ekuitas, pembelian saham dan manajemen pembelian.

 

Siapa Sasaran Pinjaman Kredit Proyek?

Entitas perusahaan akuntansi independen yang terdaftar dengan ijin dari instansi berwenang, yang memiliki rencana pembangunan peminjam, ekspansi, rekonstruksi, pembangunan dan pembelian investasi aktiva tetap.

Apa saja syarat pinjaman ini?

  1. Peminjam telah membuka rekening dan simpanan dasar dengan Bank.
  2. Proyek ini sesuai dengan hukum dan peraturan, kebijakan industri dan kebijakan kredit Bank.
  3. Peminjam memiliki status kredit yang baik, kemampuan membayar yang kuat, sistem manajemen yang baik dan proporsi investasi ekuitas eksternal yang sesuai dengan peraturan yang relevan dan peminjam dapat memberikan jaminan hukum yang efektif.
  4. Persyaratan lain dari Bank.

Bagaimana prosedurnya?

  1. Pelanggan mengajukan permohonan tertulis kepada Bank dan menyediakan dokumen-dokumen tertulis yang relevan.
  2. Bank akan melakukan prosedur penyelidikan, tinjauan dan persetujuan setelah menerima aplikasi dari peminjam.
  3. Kedua belah pihak akan menandatangani kontrak pinjaman setelah permohonan peminjam disetujui.

Apa yang harus dipersiapkan?

Dokumen-dokumen yang harus dilampirkan dalam mengajukan pinjaman adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP dewan direksi / pemegang saham
  2. Fotokopi akta perusahaan dan revisinya (yang sesuai dengan artikel baru no.40)
  3. Fotokopi profil perusahaan
  4. Fotokopi dokumen NPWP, SIUP, TDP, API dan izin kerja lainnya
  5. Fotokopi rekening bank selama 3 bulan terakhir
  6. Fotokopi kontrak penjualan
  7. Daftar pemasok/supplier (eksportir) dan pelanggan/nasabah (importir, penyewa, pembeli)
  8. Laporan keuangan (audited, non-diaudit) selama 3 tahun terakhir
  9. Permintaan fasilitas (jumlah, tujuan, jangka waktu, bunga dan persyaratan pembiayaan) dengan tanda tangan resmi.
  10. Fotokopi surat jaminan: tanah & bangunan, rekening tabungan, sertifikat, mesin, dan lainnya.

Leave a Reply