memulai investasi saham

Memulai Investasi Saham

Bagaimana cara untuk memulai investasi saham? Tentu itu adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh generasi muda (milenial) jaman sekarang. Pendapatan yang cukup besar ditambah dengan kesadaran perlunya investasi dan rencana untuk pensiun dini membuat investasi jadi pilihan utama. Termasuk investasi saham. Investasi selalu terkait dengan adanya resiko,‭ ‬tanpa memperdulikan bentuk investasi tersebut.‭ ‬Berinvestasi di pasar modal juga memiliki resiko tertentu‭; ‬dan resiko ini lebih besar dibandingkan berinvestasi di aset yang memiliki resiko rendah‭ (‬low risk‭) ‬atau yang mendekati nol‭ (‬risk-free‭)‬,‭ ‬seperti tabungan deposito berjangka.‭ ‬Mengingat resiko yang harus ditanggung oleh seorang investor yang akan menanamkan dananya di Pasar Modal,‭ Tips Memulai Investasi Saham ‬berikut mungkin dapat membantu sebelum Anda memulai kegiatan investasi di Pasar Modal.

Tips Pertama: Lakukan analisis perusahaan target terlebih dahulu

Jika Anda sudah memilih produk misalnya saham,‭ ‬dan kemudian harus menentukan perusahaan mana yang akan menjadi sasaran investasi Anda,‭ ‬maka anda harus melakukan analisis fundamental saham di mana penyelidikan dilakukan pada segi fundamental perusahaan dan kinerjanya‭ ‬di Bursa Efek‭ (‬jika saham tersebut telah diperdagangkan di Bursa Efek‭) ‬misalnya melalui prospektus perusahaan,‭ ‬company profile,‭ ‬laporan keuangan,‭ ‬berita-berita pasar modal dan sebagainya.

Tips Kedua: Perhatikan rencana jangka pendek (<1 tahun) perusahaan yang ingin Anda beli sahamnya.

Perusahaan sasaran investasi Anda sangat mungkin akan atau berencana melakukan penggabungan usaha,‭ ‬re-organisasi,‭ ‬pembuatan unit usaha baru yang dapat mengurangi nilai kepemilikan Anda.‭ ‬Untuk itu Anda harus memiliki perhatian penuh pada berita-berita ataupun pengumuman mengenai kemungkinan tersebut. Namun, jika waktunya masih cukup lama (lebih dari setahun) bisa jadi saham Anda akan meningkat dengan tingkat kepercayaan investor yang meningkat karena perusahaan mampu berekspansi.

Tips Ketiga: Gali data mengenai harga saham terbaru (dari sumber terpercaya)

Kondisi Bursa Efek pada umumnya dan setiap saham pada khususnya memiliki kecenderungan‭ (‬trend‭) ‬harga dan volume penjualan yang menggambarkan saat terbaik‭ ‬untuk melakukan jual‭ ‬/‭ ‬beli.‭ ‬Analisa yang dikenal sebagai‭ “‬analisa teknikal‭” ‬ini perlu dipelajari‭ ‬oleh investor karena akan sangat berpengaruh pada keputusan investor untuk melakukan transaksi jual‭ ‬/‭ ‬beli.‭ ‬Untuk ini,‭ ‬Anda dapat memperoleh data dari lembaga riset atau dari divisi riset Perusahaan Efek Anda. Pastikan juga Anda memperoleh data yang terpercaya dan bukan abal-abal yang malah dapat menjerumuskan.

Tips Keempat: Ikuti berita ekonomi, politik, danhukum di Indonesia

Pada skala makro,‭ ‬kinerja investasi di Bursa Efek sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian,‭ ‬stabilitas politik,‭ ‬dan kinerja Bursa Efek lain.‭ ‬Selain itu,‭ ‬keadaan di Bursapun sangat sensitive dengan berbagai hal subyektif‭ (‬rumours‭)‬.‭ ‬Anda harus mengikuti berita-berita semacam ini yang tentunya dapat mempengaruhi nilai investasi Anda.

Tips Kelima: Lebih baik memiliki banyak saham kecil daripada satu saham besar

Pada saat pertama Anda membeli saham,‭ ‬Anda mungkin hanya membeli saham dari satu perusahaan saja.‭ ‬Namun dengan berjalannya waktu Anda mungkin ingin menambah investasi Anda.‭ ‬Jika sudah sampai pada tahapan ini Anda perlu memperhatikan satu prinsip investasi yang sudah begitu populer dan dapat mengurangi resiko investasi Anda apabila diterapkan,‭ ‬yaitu‭ “‬don’t put all your eggs‭ ‬in one basket‭”‬. Resiko kerugian akan berkurang karena terpecah dalam beberapa unit saham di perusahaan yang berbeda.

Sumber: belajarinvestasi.net

Leave a Reply